Berlian dan Batu

23 Mei 2025

Berlian dan batu




Baru saja kuterima berlian di atas bukit,
kilau doa yang sempat kupeluk dalam sunyi.
Ada pelangi membentang di langit,
katanya: ini hadiah dari hati yang tak pernah berhenti.

Tapi belum sempat kutatap lama,
batu besar datang dari arah yang tak kusangka.
Menimpa langkah, menghantam dada,
dan aku jatuh,
ke jurang,
lagi-lagi
sendiri.

Aku ingin marah,
tapi di dasar gelap itu…
masih kudengar suara kecil dalam dada:
“Porsimu tak salah,
Tuhanmu Maha Adil,
dan luka ini—
hanya jeda sebelum kau mengerti arah sejati.”

Thanks for Reading everyone 🍃🌱

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai