13 Februari 2025 Jeritan dalam diri Tak bersuara. Riuh didalam kepala Antara bimbang dan kalut, Seakan gemuruh dalam dada. Menyesakkan, namun… Sulit berucap. Insan memakai suryakanta Dengan dalih rasa peduli. Tergopoh gopoh, Memakai kaca pembesar Seakan insan lain Objek bagus yang sangat menarik. Lunglai diri ini.. Pada insan yang berkata Ia bertuhan… Tapi.. Seperti menuhankan… Lanjutkan membaca Suryakanta
about
Refleksi Hati dan Kepemimpinan di Tengah Ketimpangan Sosial
29, Agustus 2025Dalam masyarakat, seringkali kita terbius oleh simbol gelar tinggi, jabatan prestisius, atau kekuasaan formal. Namun, sejatinya kepemimpinan bukan soal seberapa tinggi pendidikan atau posisi seseorang, melainkan hati, integritas, empati, dan kesadaran sosial. Terlebih di Indonesia, di mana publik kerap merasa suara mereka diabaikan, refleksi tentang kepemimpinan yang amanah menjadi sangat penting.
Mengibarkan Bendera, Meski Sedang Kecewa
3 Agustus 2025 Setiap tahun, bulan Agustus datang dengan gegap gempita. Jalan-jalan dihiasi umbul-umbul merah putih, lomba-lomba digelar di gang kecil, anak-anak tertawa lepas memperebutkan hadiah sederhana. Ada makan bersama, pasang lampu, cat ulang pagar, dan semangat gotong royong yang seolah hanya muncul di momen ini. Namun, tahun ini, rasanya berbeda. Entah sejak kapan, aku… Lanjutkan membaca Mengibarkan Bendera, Meski Sedang Kecewa
Opini perubahan terhadap masyarakat
Apa yang ingin Anda ubah dari masyarakat modern? ada beberapa hal yang layak direnungkan dan — kalau mungkin — diubah dari masyarakat modern: 1. Terlalu cepat, terlalu bising Kita hidup di zaman yang terus menuntut percepatan: informasi harus cepat, karier harus naik terus, hidup harus “produktif”. Tapi semakin cepat kita berlari, semakin banyak yang kita… Lanjutkan membaca Opini perubahan terhadap masyarakat
Bullying di Sekolah: Luka yang Tak Terlihat dan Tanggung Jawab yang Terabaikan
22,Juli 2025 Pernahkah kita benar-benar melihat lebih dalam pada kasus bullying yang terjadi di sekitar kita? Bukan hanya sekadar marah pada pelaku atau iba pada korban, tapi mencoba memahami: kenapa ini bisa terus berulang? Kenapa anak-anak bisa tega? Dan kenapa yang dewasa seolah hanya bisa menyaksikan? Sebagai seseorang yang pernah mengalami bentuk bullying ringan saat… Lanjutkan membaca Bullying di Sekolah: Luka yang Tak Terlihat dan Tanggung Jawab yang Terabaikan
Esensi Perbedaan: Unik, Aneh, atau Takut yang Berkedok Norma?
20 juli 2025 Dalam kehidupan sosial, tak jarang kita menemukan norma dan budaya yang tidak dibangun atas dasar logika, hak individu, ataupun realitas. Norma-norma itu hidup dan berkuasa hanya karena “sudah begitu dari dulu”, bukan karena benar atau adil. Dalam Muqaddimah, Ibnu Khaldun pernah menyampaikan bahwa pihak yang kalah akan cenderung meniru pihak yang menang,… Lanjutkan membaca Esensi Perbedaan: Unik, Aneh, atau Takut yang Berkedok Norma?